Takir Mantap Polres Trenggalek, Tumbuhkan Empati Bagi Sesama

Ronda

Polres Trenggalek – Usai apel pagi, seorang anggota Satlantas berkliling dalam barisan. Ditangannya terlihat membawa kotak berukuran sedang. Masing-masing anggota kemudian memasukkan sejumlah uang kedalam kotak tersebut.

Ya, setiap hari, jajaran Satlantas Polres Trenggalek memang menggelar satu program yang berorientasi pada kepedulian dan mepati kepada sesama yang bertajuk `Takir Mantap`.

Kata Takir sendiri berasal dari bahasa Jawa  `nata` karo `mikir` (menata dan berpikir.red) yang bermakna bahwa dalam kehidupan senantiasa harus mempertimbangkan dan menata setiap langkah yang diambil dengan pemikiran tenang, seksama, mendalam dan berhati-hati agar mendapatkan hasil yang terbaik. Sedangkan kata Mantap merupakan motto Polres Trenggalek yang berarti Melayani, Terpercaya dan Profesional.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Imam Mustolih, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan, Takir Mantap  merupakan kegiatan penggalangan dana secara sukarela dari anggota untuk mendukung kegiatan – kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan oleh jajaran Satlantas Polres Trenggalek.

Karena bersifat sukarela maka  besaran dana bagi anggota yang berkeinginan menyisihkan sebagian rezekinya tidak ditentukan dan tidak ada keharusan/diwajibkannya. Takir Mantap bersifat sistematis, transparan  dan  akuntabel dalam pemanfaatan dana yang terkumpul.

“Program takir mantap  bertujuan untuk menumbuhkan jiwa sosial, rasa kebersamaan dan peduli anggota Polri khususnya anggota Satlantas Polres Trenggalek  terhadap  kehidupan sosial masyarakat di sekitarnya.” Ungkap AKP Imam

Hasil dari Takir Mantap ini lanjut AKP Imam, nantinya akan digunakan untuk kegiatan yang bersifat sosial dan humanis seperti Jum`at berkah dengan membagikan sarapan pagi atau makan siang, kemudian paket sembako bagi warga tak mampu dan lain-lain.

Dengan Takir Mantap ini pihaknya berharap tumbuh rasa simpati dan kepedulian dari masing-masing anggota untuk membantu masyarakat yang berangkat dari hati bukan karena keterpaksaan selaras dengan keikhlasan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Kebaikan sekecil apapun akan bernilai ibadah jika dilandasi dengan rasa ikhlas membantu sesama” Pungkasnya.

Sumber : Polres Trenggalek

Related posts

Leave a Comment