Sapa Warga Kalimas Baru, Er-Ji Tingkatkan Pendidikan dan Kesehatan

Politik

Pasangan calon nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armuji intens silaturahmi dan menyapa warga Surabaya. Seperti Kamis (12/11) sore, Armuji menyapa mengunjungi warga yang tinggal di Jalan Kalimas Baru III, Gang Lebar Tengah, Perak Utara.

Kedatangan Armuji disapa hangat warga. Dalam kesempatan itu, pasangan Cawali Eri Cahyadi itu memaparkan visi dan misinya untuk meneruskan kebaikan yang selama ini sudah dilakukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Misalnya masalah pendidikan. Armuji menegaskan, bahwa akan ada subsidi bagi anak yang tidak mampu. Sehingga jangan sampai ada anak sekolah tidak mampu putus sekolah. “Anak-anak harus melanjutkan sekolah tanpa dibebani keuangan,” tegas Armuji dan disambut tepuk tangan sekitar 100 warga.

Selain itu, tambah Armuji, bagi warga yang berpenghasilan di bawah Rp 10 juta, tidak usah khawatir sebab BPJS akan ditanggung pemkot. “Kami sudah riil dan mengerjakan itu semua. Kami juga jamin ada insentif untuk menaikkan insentif jumantik, RT/RW, posyandu, dan lain-lain,” ujarnya. Soal program, tambah Armuji, pihaknya sudah melaksanakan program Rp 180 juta per tahun ke RT/RW untuk kesehatan. Kota sudah melaksanakan selama 10 tahun. Sebab itu, warga tidak perlu tergiur oleh dana-dana yang tidak jelas penghitungannya.

“Kami akan merealisasikan. Kami juga siapkan infrastruktur selama 10 tahun ke depan. Sebab itu, APBD Rp 10 triliun akan kita gunakan untuk membangun manusia, untuk beasiswa, insentif, dan lain-lain. Kami butuh masukan dari bapak ibu sekalian,” jelasnya.

Aminah, salah satu Ketua Posyandu asal Kalimas Baru, RT 1/RW 6, membutuhkan bantuan terkait timbangan digital dan pengukur badan. “Kami minta bantuan soal itu, karena belum ada anggaran posyandu,” ujar Aminah.

Atas pertanyaan itu, Armuji mengatakan, bahwa pihaknya akan menaikkan tunjangan insentif jumantik, posyandu, dan kader RT/RW. “Setelah insfratruktur sudah dibangun, kita akan alokasikan Rp 7 triliun dari APBD untuk dana pembangunan sumber daya manusia, termasuk untuk pendidikan dan kesehatan. Insentif kader pasti akan dinaikkan,” pungkas Armuji. (fer/udi)

Related posts

Leave a Comment