Pangkas Birokrasi, Pelayanan Samsat Trenggalek Menjadi Lebih Cepat

Peristiwa Ronda

Polres Trenggalek – Sebagai salah satu lembaga pelayanan publik, Polres Trenggalek terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Berbagai terobosan kreatif dan inovasi terbaru pun digulirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Salah satunya adalah fitur Reminder yang terintegrasi dalam aplikasi `Trenggalek Mantap` yang dapat diunduh gratis di play store dimana masyarakat akan mendapatkan notifikasi pengingat 7 hari sebelum masa berlaku SIM, SKCK termasuk Pajak kendaraan bermotor tahunan habis.

Guna mendukung hal tersebut, baru-baru ini, Satlantas Polres Trenggalek bersama Samsat menghadirkan mekanisme baru pengurusan surat dan pajak Kendaraan Bermotor. Sebuah terobosan kreatif yang memberikan pelayanan lebih cepat bagi wajib pajak kendaraan dengan memangkas birokrasi pelayanan menjadi lebih sederhana.

Ditemui diruang kerjanya, Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Imam Mustolih, S.H., S.I.K., M.Si. menuturkan, program ini merupakan kolaborasi antara Satlantas bersama UPT PPD dalam memberikan pelayanan prima khususnya terkait dengan proses identifikasi, registrasi dan verifikasi pembayaran pajak kendaraan. Rabu, (25/11).

Masih kata AKP Imam, program ini berfungsi meminimalisir penumpukan berkas pada masing-masing loket dan mencegah potensi Pungli maupun penyalahgunaan wewenang dengan memanfaatkan situasi tersebut.

“Memangkas birokrasi pelayanan sehingga lebih cepat, transparan dan bebas dari Pungli.” Ujar AKP Imam.

Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Trenggalek Iptu Didit Permadi, S.T.K. menerangkan, untuk sementara waktu program ini dikhususkan untuk pengurusan pajak kendaraan lima tahunan.

Awalnya, masyarakat yang akan mengurus surat-surat kendaraan harus melewati beberapa loket yang dinilai terlalu panjang. Dengan program ini, alur pelayanan dirubah dan dipangkas hanya menjadi tiga loket.

Gedung verifikasi yang terdiri dari petugas layanan pendaftaran ERI/Formulir, cek fisik, verifikasi cek visik dan pendaftaran 5 tahunan. Gedung BPKB yang berisi petugas ERI BPKB, Register dan penetapan dan gedung utama yang terdiri dari pembayaran dan petugas penyerahan.

“Agar lebih efektif kita menggunakan sistem berkas berjalan. Jadi, masyarakat cukup menyerahkan berkas di loket pendaftaran untuk kemudian dilakukan registrasi, identifikasi dan verifikasi oleh petugas pelayanan. Ungkap Iptu Didit.

Pemohon tinggal menunggu di ruang penyerahan. Tidak perlu lagi harus bolak balik ke loket pelayanan.” Imbuhnya

Lebih lanjut Iptu Didit menuturkan, pihaknya berharap dengan program ini dapat meningkatkan kepuasan masyarakat atas layanan yang diberikan serta menggugah kesadaran para wajib pajak yang tentunya dapat meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak selaras dengan pembanguan Indonesia yang lebih baik.

Sumber : Polres Trenggalek

Related posts

Leave a Comment