NGAWI, TANGKAL HOAX DENGAN SEMINAR “PILKADA HEBAT TANPA HOAX”

Politik

Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Prima Aequina Menyampaikan Materi pada Seminar “Pilkada Hebat Tanpa Hoax” (29/7)

 

Ngawi, kpujatim.go.id– Jumlah pengguna internet di Indonesia menempati urutan terbanyak ke delapan di dunia. Internet sendiri sudah menjangkau 64% Penduduk Indonesia. Dalam penggunaan internet, masyarakat kita rata-rata menghabiskan waktu 8 jam sehari. Demikian hasil riset dari Hoot Suite akhir Januari 2020, yang disampaikan Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Prima Aequina dalam Seminar “Pilkada Hebat Tanpa Hoax” (29/7).

Menurut Prima, dengan semakin bergantungnya orang pada internet, maka harus memahami sisi positif maupun negatif.

“Internet khususnya media sosial memiliki banyak sisi positif. Namun jangan lupa untuk mewaspadai sisi negatif yang dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, terutama penyebaran konten hoax,” kata Prima dihadapan Siswa-Siswi SMA peserta Seminar yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngawi tersebut.

Pada tahun Pemilu, seperti 2019 lalu, tren hoax meningkat, dengan didominasi hoax Politik. Untuk itu dia mengajak para pelajar untuk menjadi generasi milenial yang cerdas dalam bermedsos.

“Mari Kita menjadi generasi yang cerdas dalam bermedsos. Diantaranya dengan cara tidak membuat dan tidak menyebarkan hoax. Kita, apalagi adik-adik pelajar harus menjadi pelajar yang santun dalam share di medsos. Jangan lupa mengecek kebenaran sumber informasi, lalu jangan mudah tersulut emosi karena berbeda pandangan atau pilihan. Berikutnya, perlu mengasah kemampuan literasi dan aktif dalam diskusi-diskusi termasuk diskusi online, lalu ikuti akun resmi lembaga pemerintah. Ikuti juga informasi dari akun Medsos KPU sebagai penyelenggara Pemilu atau Pemilihan,” terangnya.

Kegiatan Seminar di aula perpustakaan Daerah Ngawi ini, dilaksanakan dengan protokol Pencegahan Covid-19. Serta disiarkan langsung melalui Chanel Youtube Ngawi Smart. Adapun narasumber yang hadir, selain Ketua KPU yakni, Ketua Relawan TIK Kabupaten Ngawi, Fetty Kumiawati dan Mahasiswi Hukum Universitas Brawijaya, Satriana.

(Humas/Bim/ ed. Red)

Related posts

Leave a Comment