Mengenal Keindahan dan Kemegahan Masjid Islamic Center Lhokseumawe

Parsosbud

Islamic Center atau Almarkazul Islam Lhokseumawe menghadirkan nuansa Timur Tengah di tanah Aceh yang subur. Mesjid yang di bangun di pusat kota Lhokseumawe tersebut begitu memancarkan keindahan dan kemegaanya. Banyak ingatan yang berputar di kepala kita setelah melihat masjid tersebut salah satunya tentang sejarah kejayaan Kerajaan Islam Samudera Pasai (Samudera Pase) yang memang tercatat sebagai Kerajaan Islam pertama di Indonesia.

Sumber Gambar: kumparan.com

Adanya Pembanguna Islamic Center ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Aceh terutama masyarakat Lhokseumawe setelah terjadinya bencana alam Gempa dan Tsunami yang menghancurkan setengah pemukiman provinsi Aceh beberapa tahun silam. Di mulai dengan membangung masjid Agung yang memiliki arsitektur yang begitu besar, dengan banyaknya susunan kubah-kubah besar yang mengagumkan setiap mata memandang.

Berdirinya Islamic Center menjadi ikon baru Samudra Pasai sebagai fokus utama mewujudkan kembali kejayaan dan juga membuka kembali peradapan Islam yang terpendam di wilayah Negara Islam Pertama di asia Tenggara. Sesungguhnya latar belakang utama pembanguna Islami Center Lhokseumawe adalah menyesuaikan dengan adanya kekentalan sejarah kebesaran Kesultanan Samudra Pasai sampai dengan kesultanan Aceh Darussalam .

Sumber Gambar: akurat.co

Pembangunan Islamic Center membutuhkan waktu yang cukup lama dan juga membutuhkan pendanaan yang lumayan besar, di karenakan memang membutuhkan perencanaan yang cukup matang. Fasilitas-fasilitas penujang selain Masjid Agung adalah adanya Gedung Serba Guna, Gedung Pustaka, Diniah/ Sekolah, Museum dan Rumoh Aceh, Mess/ Wisma Tamu, Gerai-gerai/ Kios Makanan dan Soevenir, Taman Kanak-kanak dan Taman Pengajian AL-Qur’an (TPA) serta adanya Rumah Imam Besar.

Masjid Agung dibangun dengan tiga lantai, dua lantai utama digunakan untuk area sholat yang dapat menampung hingga enam ribu jamaah di lantai satu, dan di lantai dua dapat mampu menampung sekitar tiga ribu jamaah. Sedangkan lantai basement di gunakan sebagai area tambahan jika daya tampung dilantai satu dan dua tidak terbendung lagi .

Sumber Gambar: steemit.com

Gedung Perpustakaan bangunan seluas 3.662 meter persegi dan mampu menampung dua 250 orang sekaligus. Adapun berisi beberapa buku referensidan penelitian. Wisma tamu di bangun dengan dua lantai, berisi sepuluh kamar tidur wisma tamu di gunakan khusus untuk para tamu berbagai wilayah maupun yang memang sedang di undang. Museum dibangun dengan luas 1.112 meter persegi berisi dengan pemeran utama, serta ruang temporer yang dapat di gunakan.

Gedung serba guna berisi seperti ruang pertunjukan, pameran kesenian, olahraga dan lain sebagainya gedung tersebut dapat menampung sekitar 2.200 orang sekaligus. Rumah Imam Besar di khususkan sebagai sebagai tempat tinggal imam besar masjid agar lebih dekat dengan masjid dan kegiatan jamaah sholat dapat di lakukan secara lancar.

Adapun tujuan di buatnya Masjid Islamic Center kota Lhokseumawe adalah Mewujudkan masjid yang makmur dan monumental sebagai setrum pembinaan umat dan budaya Islam, memberikan banyak kegiatan pengajian pengembangan pemikiran dan tentang wawasan Islam yang baik. Mewujudkan tata ruang lingkungan Islamic Center Kota Lhokseumawe yang bernuansa Islami ,indah, nyaman dan monumental.

Sumber Gambar: Kumparan.com

Ada beberapa kegiatan yang di lakukan di masjid Islamic Center kota Lhokseumawe yang begitu menonjol dan memiliki kesan yang begitu mulia terutama di bulan Ramadan, yaitu adanya kegiatan memberikan sajian makanan tradisional Khas Aceh, yakni Kanji Rumbi. Dimasak secara besama –sama oleh warga sekitar masjid di dapur yang memang khusus di sediakan oleh panitia pada saat bulan Ramadan. Pembagian takjil dilakukan mulai pukul enam belas tiga puluh waktu Indonesia bagian barat sampai dengan selesai.

Sumber Gambar: portalsatu.com

Takjil khas Aceh tersebut mirip bubur ayam yang di campur dengan daging dan rempah-rempah yang di racik secara khusus sehingga menghasilkan citra rasa yang sangat lezat tidak lupa adanya es buah sebagai minuman penyegarnya. Dalam sehari panitia dapat menyiapkan seribu lima ratus porsi Kanji Rumbi untuk di bagikan kepada masyarakat

Kegiatan tersebut cukup rutin di lakukan oleh pengelolah Masjid Islamic Center kota Lhokseumawe ,makanan tersebut di berikan kepada umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa bersama di masjid maupun yang menjalankan ibadah puasa di rumah masing-masing

The post Mengenal Keindahan dan Kemegahan Masjid Islamic Center Lhokseumawe appeared first on Destinasi Travel Indonesia.

Sumber : Wisato

Related posts

Leave a Comment