Mayat Wanita Tanpa Busana di Margomulyo

Kriminal

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus melakukan penyelidikan terkait kematian wanita tanpa busana yang ditemukan di exit Tol Margomulyo. Hasil penyelidikan sementara mengarah jika wanita tersebut dibunuh.

Berdasar hasil visum dokter diketahui, pada jenazah wanita yang diperkirakan berusia 40-50 tahun tersebut terdapat luka benda tajam di lengan kiri. Meki begitu, polisi tidak mau berspekulasi jika wanita yang belum diketahui identitasnya itu mati karena dibunuh.

“Menurut hasil visum sementara dari tim medis terdapat luka di lengan kirinya akibat benda tajam,” kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Gananta pada Memorandum.co.id, Kamis (10/9/2020).

Apakah korban dibunuh? Gananta menyatakan, untuk memastikan penyebabnya akan segera dilakukan autopsi pada Senin (14/9/2020) nanti.

Untuk luka di perut, Ganata tidak bisa mengungkapkan lebih jauh. Ada dugaan karena bisa jadi terkena air dan faktor pembusukan.

“Mengingat lokasi penemuan mayat di tengah-tengah kubangan yang ditumbuhi eceng gondok dan terdapat air, sedangkan mayatnya tiga hari baru ditemukan,” jelas Gananta.

Begitu juga dengan identitas korban juga belum ditemukan dan tubuhnya sudah membengkak, sehingga menyulitkan proses identifikasi polisi.

Selain akan melakukan autopsi, petugas juga sudah memeriksa dua saksi dari petugas kebersihan Jasa Marga Tol Margomulyo, Sutam dan Widji.

Dari hasil pemeriksaan, kedua karyawan itu mengaku tidak mengetahui jelas. Tahunya, saat sedang bersih-bersih di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba melihat benda mirip boneka.

“Namun setelah diperiksa, ternyata mayat,” kata dia. Kemudian temuannya ini dilaporkan ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Setelah itu, jenazah dibawa ke RSUD Dr soetomo.

Gananta menambahkan jika hingga kini tidak ada saksi yang melihat karena lokasinya sangat sepi. Begitu juga CCTV tidak menjangkau.

“Kami masih melakukan proses penyelidikan, nanti saya update lagi,” ujarnya. (rio)

Related posts

Leave a Comment