KUNJUNGAN KETUA KPU RI KE RPP DIGITAL JOYOBOYO

Politik

Kediri, kpujatim.go.id–  Usai menghadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Penggunaan Aplikasi SIREKAP di Tempat pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 yang digelar KPU Kabupaten Kediri, Sabtu (31/10/2020), Ketua KPU RI, Arief Budiman mengunjungi Rumah Pintar Pemilu (RPP) Digital dan Podcast Joyoboyo.

Sabtu siang, Ketua KPU RI berkunjung di Rumah Pintar Pemilu (RPP) Digital dan Podcast Joyoboyo. RPP Digital dan Podcast Joyoboyo tersebut merupakan inovasi baru KPU Kabupaten Kediri sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat menuju Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020.

“Di era modern RPP Digital ini inovasi yang bagus. Selain melalui website, KPU RI terus mendorong penggunaan teknologi informasi dengan desain mudah dan menarik bagi pemilih,” ujar Arief Budiman, Ketua KPU RI pada saat mengunjungi Rumah Pintar Pemilu (RPP) Digital Joyoboyo, Sabtu (31/10/2020).

Arief menyampaikan, dengan adanya kemajuan teknologi, KPU tidak perlu lagi mengumumkan atau menyosialisasikan pemilihan secara beruang-ulang. Semua dapat disajikan dalam lama/ website yang dapat diakses melalui gadget android.

“Generasi hari ini juga lebih canggih, tidak mau ribet bisa menggunakannya aplikasi mobile. Oleh karena itu, teman-teman KPU di daerah harus lebih kreatif dalam mendesain inovasi-inovasi baru. Tidak perlu menunggu KPU RI, teman-teman di lapangan tentunya lebih tahu,” tuturnya.

Usai menilik berbagai aplikasi RPP Digital, ditemani oleh Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas, Nanang Qosim, Ketua KPU RI juga mencoba Podcast Joyoboyo milik KPU Kabupaten Kediri. Podcast tersebut membincang tentang “Pentingnya Pemilihan bagi Generasi Mileneal”.

“Pemilih mileneal ini pemilih yang kritis, buatlah kegiatan menarik dengan tetap perhatikan prinsip-prinsip penyelenggara pemilu yang independen, bisa dengan desain bentuk komik atau apa dibuat semenarik mungkin,” kata Ketua KPU RI.

Ia juga berpesan kepada warga Kabupaten Kediri, khususnya pemilih mileneal (muda) agar membantu menyukseskan pemilihan dengan berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

“Undang-undang mengatur Pemilihan dengan satu pasangan calon, maka di Kediri ini pemilih harus benar-benar memahami menyadari pemilihan ini penting untuk masa depan Kediri,” tuturnya.

Terutama bagi anak milenial (muda), dia menambahkan, bahwa apa yang dilakukan hari ini menentukan bagaimana bangsa ini di masa depan.

“Setiap orang yang tidak menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan ini bisa menjadi virus yang tidak baik, Kalau hari ini kita menggunakan hak pilih maka disitu kita menyelamatkan Indonesia dari virus yang tidak baik,”,” pungkasnya.

(lyn/ ed. Red)

Related posts

Leave a Comment