Jelang Pilkada Surabaya, PDI Perjuangan Dukuh Pakis Gelar Musran

Politik

15 Agustus 2020.

Gelora semangat untuk memenangkan pertarungan pilkada Surabaya benar-benar membakar udara di gedung Conference Center Widya Kartika di kawasan Dukuh Kupang, Surabaya. Pembentukan susunan pengurus baru dilakukan demi penyegaran tenaga dan semangat perjuangan yang jauh dari kata padam.

Goni, sekretaris, Fraksi PDI Perjuangan, mengatakan dalam sambutannya bahwa tugas pengurus baru tidak dapat dipandang sebelah mata. “Kita dikelilingi partai-partai yang berkoalisi. Mereka punya basis massa dan mesin politik yang tangguh,” katanya.

Menyadari upaya keras dari koalisi seberang, dari kader-kader banteng pun beredar anggapan bahwa pilkada kali ini  bukan sekedar pemilihan walikota tetapi juga usaha” membumihanguskan” merah di Surabaya.

“Bisa dilihat kok, Mas,” kata salah seorang pengurus ranting. “Tidak satu pun partai yang merapat ke PDIP. Kalau bukan untuk menghabisi, buat apa mereka bersatu?”

Pendapat itu dapat dibenarkan apabila ucapan Musyafak dijadikan acuan.

Menurut Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf, PKS merupakan salah satu kunci kemenangan di Surabaya. “Alhamdulillah, PKS adalah kunci. Kalau PKS dan Golkar gabung kesini, ya pilkada selesai,”  kata Musyafak.

Acara ini ditutup dengan pengusulan nama-nama kandidat untuk kursi Ketua PAC Dukuh Pakis periode 2019-2024. (rr)

Related posts

Leave a Comment