Empat Kecamatan di Ponorogo Dilanda Longsor Karena Hujan

Ponorogo

Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Ponorogo terkena longsor menyusul hujan yang mengguyur sejak Minggu (1/11/2020) malam hingga Senin (2/11/2020) dini hari. Sejumlah rumah warga di Kecamatan Badegan, Kecamatan Pulung, Kecamatan Pudak, dan Kecamatan Sawo, dilaporkan terdampak longsor.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo Setyo Budiono mengatakan, hujan yang mengguyur itu tercatat dengan intensitas sedang hingga tinggi. “Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur Ponorogo dari Minggu (1/11/2020) malam hingga Senin (2/11/2020) dini hari mengakibatkan sejumlah rumah terdampak tanah longsor di empat kecamatan,” kata Budi saat dihubungi, Senin (2/11/2020).

Budi mengatakan, tak ada laporan korban jiwa atau warga yang terluka dalam bencana longsor itu. Sejumlah rumah warga yang terdampak juga mengalami kerusakan ringan dan bisa diperbaiki. Selain longsor, banjir menggenangi rumah warga di Kecamatan Sukorejo dan Kecamatan Siman. Banjir terjadi karena aliran sungai meluap setelah hujan yang mengguyur semalaman.

Menurut Budi, sungai itu meluap karena tumpukan sampah yang menyumbat aliran. Tumpukan sampah itu berasal dari rumah tangga, ranting, dan bambu. BPBD Ponorogo mendatangkan alat berat untuk mengambil tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai itu. Setidaknya, butuh waktu tiga jam membersihkan tumpukan sampah itu.

Budi mengimbau warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai membersihkan tumpukan sampah untuk mencegah banjir. Sedangkan warga yang tinggal di wilayah perbukitan dan berpotensi longsor diminta mencari tempat aman saat hujan lebat. Apa lagi, intensitas hujan diprediksi di atas normal beberapa hari ke depan.

(Kompas)

Related posts

Leave a Comment