Digelar Malam Minggu, Kapolres Trenggalek Pimpin Penertiban dan Operasi Yustisi Prokes

Peristiwa Ronda

Polres Trenggalek – Malam akhir pekan sering kali dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bersantai, jalan-jalan atau nongkrong diberbagai lokasi. Hal ini tentu menjadi perhatian pihak Kepolisian. Selain kerawanan dalam hal kriminalitas juga terkait dengan pandemi Covid-19 yang masih melanda tanah air.

Menindak lanjuti hal tersebut, Polres Trenggalek kembali menggelar penertiban dan operasi yustisi di wilayah Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan bersama dihalaman Mapolres yang diikuti oleh pejabat utama serta personel yang terlibat diantaranya adalah anggota Polres Trenggalek, Kodim 0806, Satpol PP dan Dishub.

AKBP Doni menegaskan, saat ini beberapa wilayah Jawa Timur terdapat beberapa kabupaten/kota yang masuk zona kuning dengan risiko rendah, salah satunya adalah Kabupaten Trenggalek. Sementara ditingkat nasional, provinsi Jawa Timur juga mengalami penurunan angka terkonfirmasi Covid-19.

Hal ini membuktikan bahwa segala daya upaya yang telah dilaksanakan dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19 membuahkan hasil yang positif. Kendati demikian bukan berarti menurunkan porsi kegiatan pencegahan. Justru sebaliknya, semakin digiatkan agar Kabupaten Trenggalek bisa masuk zona hijau atau bahkan bebas dari Covid-19.

“Saya minta rekan-rekan semua tetap semangat. Jangan pernah bosan mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.” Ujar AKBP Doni dihadapan para peserta apel.

Kegiatan penertiban dan operasi yustisi yang digelar hampir setiap hari ini berfungsi untuk menggugah kesadaran masyarakat secara mandiri yang kemudian bisa menjadi budaya dan kebiasaan baru dalam beraktivitas.

“Kedepankan sikap persuasif dan humanis. kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan harus berangkat dari hati demi keselamatan diri sendiri dan orang lain, bukan karena takut pada petugas” Imbuhnya.

Usai apel persiapan, personel kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin langsung oleh Kapolres dengan sasaran wilayah Kecamatan gandusari. Sedangkan tim kedua dipimpin oleh Wakapolres dengan sasaran wilayah seputaran kota Trenggalek.

Dalam penertiban tersebut, sedikitnya puluhan warga yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker maupun physical distancing menerima sanksi mulai dari teguran tertulis, sanksi sosial hingga denda melalui sidang ditempat yang digelar virtual.

Sumber : Polres Trenggalek

Related posts

Leave a Comment