Deklarasi dan Pernyataan Sikap, Kapolsek Dongko : “Narkoba? Ora ritek”

Ronda

Polres Trenggalek – Pagi ini seluruh halaman mako Polsek Dongko Polres Trenggalek yang bertempat di kantor Pemerintah Desa Dongko terasa bergetar oleh pernyataan sikap dan pembacaan deklarasi anti Narkoba.

Berikut pernyataan dan isi deklarasi yang dibacakan oleh Kapolsek Dongko AKP Rohadi,S.H., dan ditirukan seluruh personel Polsek Dongko yang mengikuti apel.

Kami Personel Polsek. Dongko Polres Trenggalek Berjanji:

1. Akan tunduk dan patuh terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

2. Menjunjung tinggi disiplin dan kode etik profesi Polri.

3. Telah mengetahui dan memahami akan bahaya Narkoba mengancam keselamatan generasi bangsa, oleh karenannya:

a. Tidak menggunakan dan mengkonsumsi narkoba untuk diri sendiri maupun memfasilitasi orang lain untuk menggunakannya.

b. Tidak akan melindungi pelaku yang terlibat dalam jaringan narkoba.

c. Tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

4. Bila terbukti melanggar janji, saya bersedia untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan siap diberhentikan dari profesi Polri secara tidak hormat serta dikeluarkan dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Setelah dibacakan Deklarasi anti Narkoba dilanjutkan penandatangan komitmen dan pakta integritas terkait
dukungan penuh dalam upaya pemberantasan Narkoba.

Ditemui usai kegiatan deklarasi, AKP Rohadi menyebutkan jika poin penting dalam deklarasi adalah untuk komitmen kuat Polri dari pemberantasan dan agar supaya anggota tidak terlibat dalam jaringan Narkoba, baik peredaran ataupun pemakai.

“Deklarasi ini adalah untuk komitmen nyata Polri dari pemberantasan Narkoba dan agar supaya anggota tidak terlibat dalam jaringan baik peredaran ataupun pemakai Narkoba. Namun demikian jika ditemukan ada anggota yang terlibat apapun perannya. Pihaknya memastikan tak akan ragu-ragu menindak tegas baik, disiplin, kode etik hingga pidana umum.” Sebut Kapolsek Dongko.

“Seluruh anggota tidak ada yang main-main. Dan ini bukan gurauan semata. Narkoba? Ora ritek.” Kata AKP Rohadi.

Hal itu ditegaskan oleh Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si., selaku pengambil apel deklarasi serentak di halaman Mapolres Trenggalek.

“Tidak ada ruang bagi Narkoba. Bagi anggota yang terlibat ada konsekuensi yang diterima. PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) dan proses pidana.” Tegas AKBP Doni.

Meskipun di Trenggalek merupakan wilayah yang relatif tenang, bukan tidak mungkin dimanfaatkan sebagai ruang transit, pangsa pasar bagi pemakai. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar anggota tidak lengah dan terus bekerja keras mencegah dan mengungkap peredaran Narkoba di Trenggalek.

“Komitmen ini harus kita pegang teguh. Bersama kita berantas Narkoba sampai ke akar-akarnya.” Tandasnya.

Sumber : Polres Trenggalek

Related posts

Leave a Comment