Bioflok Bantuan Ansy Lema Siap Digunakan Keuskupan Ruteng

Parlemen

Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) baru-baru ini mendapat kabar dari Keuskupan Ruteng bahwa pembangunan bioflok di wilayah mereka telah selesai dilakukan.

Bioflok ini akan digunakan untuk budidaya ikan lele. Saat ini, ujar Ansy, mereka sedang menunggu benih ikan lele dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tiba. Jika benih tiba, budidaya dan produksi ikan lele siap dilakukan. “Saya menyalurkan tiga bantuan bioflok di tiga wilayah Flores, yaitu Keuskupan Ruteng, Seminari Pius XII Kisol (Manggarai Timur), dan Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero (Sikka). Saat ini, proses pembangunan bioflok sedang dilakukan di Seminari Kisol,” ungkap Politisi PDI Perjuangan itu.

Ansy mengungkapkan, untuk satu wilayah pembangunan bioflok membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Penyaluran bantuan bioflok di tiga wilayah Flores itu merupakan bentuk perhatian Ansy kepada berbagai wilayah di NTT.

“Saya tidak hanya memperhatikan daerah pemilihan (dapil) saya saja yang meliputi Pulau Timor, Pulau Sumba Sumba, Rote Ndao, dan Sabu Raijua. Saya akan membantu apa yang bisa saya lakukan untuk masyarakat NTT,” ungkap Ansy, yang berasal dari Dapil NTT II ini.

Untuk bantuan bioflok ini, Ansy menyampaikan pesan bahwa budidaya lele menggunakan sistem bioflok akan bermanfaat besar bagi Keuskupan Ruteng secara khusus, dan masyarakat Ruteng secara umum. Ini juga merupakan bentuk edukasi bagi masyarakat dalam melakukan budidaya ikan lele.

Ansy pun berharap bantuan bioflok senilai Rp 188,289 juta ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin di Kalimantan Selatan yang telah mengepalai pembangunan bioflok wilayah Flores,” ujar Ansy.

“Kerja sama yang baik antara pemerintah dan Komisi IV DPR RI akan terus saya jaga dan tingkatkan ke depannya,” tambahnya. (sumber)

Related posts

Leave a Comment