Ambulans Itu Ada, Bukan Omong Kosong

Opini

Ketika panggilan dari salah seorang ketua RW di lingkungan kelurahan Gunungsari yang kemudian diteruskan ke Posko 100, maka kepercayaan menjadi taruhan paling mematikan. Tentu saja itu bukan kalimat hiperbolis karena keadaan salah seorang warga memang menuntut kecepatan dari kerja sama, menggugah tanggung jawab bahwa partai tidak pernah meninggalkan masyarakat, dan seorang anak manusia tengah berada di ujung penghabisan. Yang dapat dipastikan adalah keresahan dan kepanikan anggota keluarga saat salah satu dari mereka mengalami koma.

Ambulans adalah satu jalan keluar untuk menembus jalanan macet dan melegakan anggota keluarga karena pasti ada penanganan pertama.

Yudi Priyoutomo, Sekretaris Ranting PDI Perjuangan Pakis, menjawab persoalan itu dengan luar biasa. Komunikasi yang cepat dibangun dengan Hendro, petugas khusus yang mengoperasikan ambulans, layak mendapat pengharagaan tinggi. 10 menit atau mungkin 15 menit mungkin terasa lama jika kita sedang menunggu. Kita telah mengenal istilah menunggu adalah pekerjaan yang membosankan, meresahkan bahkan menjengkelkan. Dan itu pasti dialami oleh keluarga Ibu Ita, warga RW 05 Wonokitri, Surabaya. Syukur pada Tuhan YME, kepanikan itu dapat ditepiskan dengan bantuan-Nya.

Kepedulian Ketua RW 05, Mahfud, ini tidak dapat dilupakan. ia telah mencoba upaya lain untuk mendatangkan ambulans bagi warganya yang terhimpit kepanikan. Terima kasih, Pak RW! Anda memang patut diacungi 4 jempol! Selain menjadi jembatan bagi warga, Anda pun tidak segan menjadi pembuka portal jalan. Itu pekerjaan ajaib, Pak!

Pihak lain yang tidak boleh ditinggalkan adalah peran Bella Abdi Kurnia, pengemban ranting PDI Perjuangan Gunungsari. Banyak orang mungkin menganggap sepele tugas seorang pemandu. Tetapi saya katakan di sini, peran pemandu itu vital dan dapat berakibat fatal apabila tidak ditunjang dengan kemampuan membaca keadaan, wilayah dan karakter penduduk.

Satu contoh adalah fungsi kapal pandu. Kapal pandu mempunyai ukuran yang kecil tetapi kapten kapal adalah seorang ahli nautika yang memenuhi segala persyaratan untuk menjadi petugas pandu. Kapten pandu dituntut pengenalan yang sangat baik pada hal-hal yang membahayakan pelayaran. Gugus batu karang, kekuatan arus laut dan lainnya adalah pengetahuan yang wajib dimiliki olehnya.

Maka dengan begitu, kesediaan pengurus ranting Gunungsari menjadi pemandu bagi ambulans itu telah meringankan beban keluarga warga RW 05. Tidak boleh ada ucapan atau pandangan apatis atau cuek, apalagi meremehkan karena setiap peran atau tugas itu adalah unsur penting yang dapat menentukan jalannya sebuah peristiwa. Apalagi jika terkait hidup mati seseorang.

Saya kutip bagian pidato Ketua Umum PDI Perjuangan :

“Sebagai ketua umum saya mendukung sikap Presiden Jokowi yang menyatakan persoalan kedaulatan bukan hal yang dapat dinegosiasikan. Prinsip yang sama saya yakin juga jadi pertimbangan Presiden Jokowi membentuk BRIN,” ujar Megawati.

Persoalan kedaulatan. Dua kata ini harus dapat dibaca sebagai pesan yang bukan sekedar kedaulatan secara makna atau yang lainnya. Kebutuhan warga adalah satu sisi kedaulatan warga tetapi itu bukan berarti warga dapat berbuat semaunya sendiri, tetap saja selalu ada batasan. Lantas dari sisi kepengurusan wilayah, Pakis yang berada di bawah naungan PAC Sawahan serta Gunungsari yang diayomi PAC Dukuh Pakis, kedua kepengurusan ini mampu mengejawantah prinsip kedaulatan secara sederhana, mengena dan luar biasa.

Terima kasih, Banteng.

Related posts

Leave a Comment